Latihan 7


Konsentrasi Meningkatkan Indra Penciuman

     Saat berjalan, mengendarai kendaraan di pedesaan, atau melewati taman bunga, berkonsentrasilah pada aroma tumbuhan dan tanaman. Lihatlah berapa banyak yang bisa dikenali. Lantas pilih salah satu dan cobalah untuk hanya merasakan aromanya. Ini akan memperkuat indra penciuman. Ketika ketajaman indra penciuman meningkat, Anda tak hanya menutup semua pikiran lain di luar aroma tersebut, tetapi juga menutup aroma-aroma lain yang tersimpan dalam pikiran Anda yang saat itu tengah berkonsentrasi.
     Anda akan menemukan begitu banyak kesempatan untuk melatih meningkatkan indra penciuman ini. Saat berada di luar, cermati aroma-aroma yang berbeda. Anda akan menyadari bahwa udara terdiri dari pelbagai jenis aroma. Biarkan konsentrasi atas satu aroma membuat Anda tetap bisa mengingat aroma itu bertahun-tahun kemudian berkat latihan ini.
     Tujuan dari latihan ialah untuk mengembangkan pikiran agar Anda bisa mengendalikan pikiran dan mengarahkannya semudah menggerakkan tangan.

Latihan 6


     Letakkan tangan di atas lutut dengan jari menutup kecuali telunjuk. Lalu gerakkan jari itu perlahan-lahan dari satu sisi ke sisi lain, sambil tetap memperhatikan ujung jari. Anda bisa melakukan variasi gerakan seperti itu. Rencanakan pola latihan yang erbeda. Poin utama yang harus selalu Anda ingat ialah bahwa latihan ini harus sederhana, dan perhatian Anda mesti tercurah sepenuhnya pada bagian tubuh yang bergerak. Anda akan merasakan perhatian Anda tak mau dikendalikan dan  berusaha mengalihkan diri pada sesuatu yang lebih menarik. Inilah manfaat dari latihan itu. Anda harus mengendalikan perhatian, mengarahkannya pada tempat yang tepat, dan tidak membiarkannya mengembara.
     Anda barangkali mengangap latihan ini sangat sederhana dan sama sekali tidak berfaedah. Namun saya berjanji, dalam waktu singkat Anda akan memiliki kendali yang lebih baik terhadap gerakan-gerakan otot, dan bisa memusatkan pikiran pada apa yang tengah dikerjakan, yang sudah pasti sangan bermanfaat.
     Tak peduli apa pun yang tengah Anda lakukan, bayangkan itu sebagai tujuan utama hidup. Bayangkan diri Anda tidak tertarik pada hal lain selain pada apa yang tengah dilakukan. Jangan biarkan perhatian berpaling dari apa yang tengah Anda kerjakan. Kendalikan terus perhatian itu, dan jangan sampai Anda yang dikendalikan olehnya. Ketika mampu menaklukkan perhatian, Anda akan meraih kemenangan yang lebih besar daripada yang Anda sadari pada saat itu. Sekian lama berselang Anda akan bersykur pernah belajar mengonsentrasikan perhatian secara saksama pada obyek yang ada di depan mata.
     Jangan biarkan hari berlalu tanpa melatih konsentrasi terhadap obyek yang sudah dikenal namun tidak menarik. Jangan memilih obyek yang menarik, karena itu akan membutuhkan perhatian yang lebih sedikit. Semakin tidak menarik, semakin baik latihan. Sehabis melakukan sedikit latihan, Anda pasti bisa memusatkan perhatian pada obyek yang tidak menarik.
     Orang yang sanggup berkonsentrasi memegang kendali penuh atas tubuh dan pikiran, serta menguasai keinginannya; bukan malah menjadi budak. Saat dapat mengendalikan diri sendiri, Anda pun mampu mengendalikan orang lain. Anda bisa mengembangkan keinginan yang membuat  Anda sangat berbeda dibandingkan orang lain yang tidak mempunyai kekuatan keinginan.
     Ujilah kekuatan keinginan dngan beragam cara sampai Anda kuasa mengendalikannya, sehingga ketika Anda memutuskan untuk berbuat sesuatu, Anda akan langsung bergerak dan bertindak. Jangan pernah merasa puas dengan semangat “Aku sudah melakukannya dengan cukup baik”, tetapi kerahkan terus upaya terbaik. Jangan merasa puas dengan apa pun. Saat dapat mencapai hal ini, Anda akan menjadi orang yang Anda inginkan.

Latihan 5


     Naikkan kursi ke atas meja, letakkan tangan Anda di atasnya lantas kepalkan dengan punggung tangan menghadap meja dan ibu jari terlipat di atas jari-jari lain. Sejenak tataplah kepalan tangan, lalu perlahan-lahan buka lipatan ibu jari sambil tetap menjaga perhatian seakan gerakan itu merupakan sesuatu yang amat penting. Kemudian perlahan-lahan bukalah jari telunjuk, lalu jari tengah dan begitu selanjutnya sampai semua jari terbuka dan seterusnya hingga tangan kembali terkepal dalam posisi semula dengan ibu jari terlipat di atas jari-jari lain. Selanjutnya latihlah tangan kiri. Lakukan secara bergantian sampai bisa diulangi lima kali untuk masing-masing tangan. Selama beberapa hari berselang tingkatkan menjadi sepuluh kali.
     Latihan tersebut awalnya akan membuat Anda merasa “letih”. Tetapi melatih gerakan monoton ini sangat penting untuk mengendalikan gerakan otot. Perhatian Anda harus tercurah sepenuhnya pada tiap gerakan tangan; karena jika tidak, Anda tidak akan beroleh manfaat dari latihan tersebut.

Latihan 4


     Cermati diri sepanjang hari dan lihatlah apakah otot tidak mengeras ataupun menegang. Rasakan betapa ringan dan santainya diri Anda. Perhatikan betapa tenangnya Anda setiap saat. Olah sikap diri yang tenang, alih-alih perilaku yang gugup dan tegang. Perasaan ini akan meningkatkan pembawaan diri dan tingkah laku. Hentikan semua gerakan dan bahasa tubuh yang tak berguna. Itu hanya menunjukkan bahwa Anda tidak memiliki kontrol tubuh yang baik. Setelah mampu mengontrol tubuh dengan baik, lihatlah betapa mudahnya orang-orang yang tidak mampu mengendalikan diri terkena ledakan emosi.
     Saya pernah mengamati seorang pedagang keliling yang baru saja pergi meninggalkan saya. Dia menggerakkan semua bagian tubuhnya setiap saat. Rasanya saya ingin berkata, :Apa kau tahu bahwa kau bisa terlihat jauh lebih baik kalau saja kau mau belajar berbicara dengan suaramu dan bukannya dengan seluruh bagian tubuhmu?” Perhatikan orang yang mewawancarai Anda dan lihatlah betapa mereka tidak tenang.
     Singkirkan semua kebiasaan yang membuat bagian tubuh bergerak secara tidak teratur. Dengan demikian, Anda sadar, Anda melakukan begitu banyak gerakan yang tak disengaja. Anda bisa segera menghentikan itu hanya dengan memusatkan perhatian pada pikiran “Aku tidak akan melakukannya”.
     Apabila Anda biasa terganggu oleh suara-suara, latihlah kontrol diri. Saat pintu dibanting, sesuatu terjatuh, dan lain-lain, anggaplah suara-suara itu sebagai latihan untuk mengendalikan diri. Anda akan menemukan banyak latihan semacam ini dalam kegiatan sehari-hari.
     Latihan di atas bertujuan untuk mengendalikan gerakan otot yang tak disengaja, sehingga Anda hanya melakukan gerakan yang tak disengaja. Latihan berikut ini disusun untuk membuat otot berada di bawah kendali hasrat, agar kekuatan mental dapat mengontrol gerakan otot.

Latihan 3


     Masukkan air ke dalam gelas kecil lalu genggamlah. Tempatkan tangan tepat di hadapan Anda. Pandangi gelas itu dan cobalah menjaga posisi tangan sehingga tidak bergerak sama sekali. Untuk permulaan, lakukan ini selama satu menit, lalu tingkatkan menjadi 5 menit. Laksanakan latihan ini pada kedua tangan secara bergantian.